Selasa, 12 Agustus 2008

Simpan di Tempat Aman

Jangan Taruh Kunci Sembarangan

Setiap orang pasti mempunyai sesuatu yang berharga. Apa pun itu pasti bakal disimpan di tempat yang benar-benar khusus. Cinta, misalnya. Sekali bertemu pujaan hati dan memadu kasih, pasti dia memiliki tempat khusus di hati kita. Kesimpulannya, hal yang penting disimpan di tempat yang juga penting. Begitu juga, kunci.

Kunci adalah sesuatu yang berharga. Suatu benda yang bisa mengantarkan ke suatu daerah yang sangat privasi. Karena alasan itu pula, responDet nggak mau main-main menyimpan alat itu. Di bawah keset adalah tempat utama yang menjadi pilihan. Spot lain di mana ya?

Ariadi Dewanto juga setuju dengan pendapat si Det. Barang khusus harus disimpan di tempat khusus. Pelajar SMA Kemala Bhayangkari itu juga memberikan perlakuan khusus bagi kunci rumahnya. Ketika bepergian, dia meninggalkan kuncinya di tempat "khusus". Sayang, Ariadi nggak mau membocorkan.

Apa yang dilakukan Ariadi bukan tanpa alasan. Penyebabnya adalah kebiasaan yang sering pulang larut. Bagi dia, daripada mengganggu orang rumah, mending bukain pintu sendiri. Kalau dibawa, merepotkan. "Syukurnya, selama ini belum ada kejadian buruk yang menimpa rumahku karena kebiasaanku menyimpan kunci ini," kata cowok berzodiak Aries tersebut.

Rizka Winda sama. Pelajar SMA Muhammadiyah 2 itu juga punya tempat khusus untuk menyimpan kunci di rumahnya. Namun, kondisinya sedikit berbeda dengan Ariadi. Kebiasaannya menyimpan kunci tersebut lebih disebabkan rumahnya jarang ditinggali. Keluarga Rizka pun sepakat untuk menentukan tempat rahasia itu.

Setelah bermusyawarah, terpilihlah satu tempat khusus. Yaitu, di bawah pot yang terletak di sekitar rumah. Tempat itu diyakini Rizka sebagai tempat yang aman. Ternyata, memang terbukti. Selama melakukan kebiasaan tersebut, nggak ada kejadian buruk yang menimpa rumah Rizka. "Alhamdulillah, nggak pernah dan moga aja nggak akan pernah," harap cewek itu.

Next, ada Rizki Anugerah. Untuk urusan menyimpan kunci, dia mengikuti tradisi di rumahnya. Keluarganya selalu memilih tempat khusus untuk menyembunyikan barang kecil tapi penting itu. Yaitu, di bawah keset. "Warisan" keluarga tersebut memang terbukti ampuh. Selama bertahun-tahun, dia belum pernah mengalami kejadian buruk.

Tapi, sehebat-hebatnya karang berdiri, pasti rontok juga (He he he... rambut kali rontok). Rizki pernah mengalami satu masalah, tapi lucu. "Aku seharian nungguin orang rumah yang bawa kunci untuk masuk rumah. Cek per cek ternyata sebelumnya aku selipin di bawah keset, huhh jadi malu sendiri. He he he..." ceritanya. Nah, pelajaran tuh buat yang masih pemula.

Selain di bawah keset dan pot, ada satu tempat lagi yang digunakan untuk menyimpan kunci. Yakni, di atas pintu. Yang melakukan kebiasaan itu adalah Haryo Wicaksono dari SMAN 20. Kebiasaan tersebut, menurut Haryo -sapaannya-, merupakan suatu hal yang smart tapi juga berisiko.

Maksudnya, kebiasaan itu bisa mempermudah kita. Namun, juga bisa jadi bumerang buat kita. Itu pernah dialaminya beberapa saat lalu. Haryo pernah ditinggal ortu sendirian. Nah, dia lebih suka menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Haryo main, rumah pun ditinggal. Sebelum keluar, dia memang mengunci rumahnya.

Namun, hal yang nggak disangka terjadi saat Haryo kembali ke rumah. Lampu menyala dan pintu rumah didapatinya terbuka. Kaget dan takut hal-hal yang buruk terjadi dalam rumah, cowok itu bergegas mengecek keadaan. Surprise...''Ternyata mama dan papa baru balik dari liburan," ujar cowok berzodiak Scorpio tersebut. Fiuh... ((yog/kkn)

0 komentar:

Posting Komentar